Ada yang Menarik dari Hearing Cakahim HMIF

“… kalian boleh aktif di mana saja di luar HMIF, tapi jangan lupa kembali ketika himpunan membutuhkan kalian!” – Miftah Mizan STI’07

Ada yang menarik, ya paling tidak buat gw sendiri, dari hearing cakahim HMIF kemarin, 8 Februari 2013. Hearing ini merupakan hearing yang terakhir untuk mengenal lebih dekat calon tunggal ketua HMIF periode 2013/2014 : Gilang Laksana Laba, IF’10. Kelihatannya ini juga bakal jadi hearing terakhir gw di kampus ITB tercinta :’)

Hearing dijadwalkan dimulai pukul 19.00 dengan kuorum mulai 103 orang, sebenarnya gw agak khawatir bakal gagal kuorum mengingat itu hari Jumat. Syukurlah ternyata sekitar 19.20, peserta hearing > 103 orang sehingga bisa segera dimulai. Hearing kali ini merupakan kali kedua dan temanya bebas. Pemaparan visi misi lalala sudah dilakukan di hearing 1 kemarin.

Suasana hearing (sebenernya ini hearing senator sih :P)

Moderator hearing, Kak Zain IF’08, mengatakan kalo pada hearing kali ini komentar maupun tanggapan yang diberikan massa bersifat konstruktif relatif terhadap hearing 1 sebelumnya. Banyak pertanyaan dan masukan diberikan dari angkatan 2010 dan 2011. Ya memang baiknya gak didominasi sama yang tua aja. Yang tua kan bentar lagi udah lulus, sementara adik – adik masih akan memegang pena untuk menulis sejarah HMIF beberapa waktu ke depan.

Komentar dan tanggapan yang diberikan berasal dari beberapa anggota HMIF seperti : Gichi IF’10, Iman STI’10, Hafidz STI’10, dan lainnya. Kalau menurut saya, ketiga adik – adik ini bukanlah tipe yang “anak himpunan banget” (yang mainnya cuma di himpunan doang – red). Gichi setau gw aktif di KM dan sesuatu yang bersifat global, cem MUN (Model United Nations) gitu. Iman kayaknya adalah seorang yang bersemangat di bidang entrepreneurship. Sementara Hafidz merupakan ketua Gamais ITB.

Nah inilah yang sangat menarik buat gw. Orang – orang yang punya latar belakang berbeda berkumpul dan memberikan pandangannya untuk satu hal yang sama, HMIF yang lebih baik. Terkadang kita justru perlu pendapat dari orang – orang semacam ini di samping pandangan dari para aktivis himpunan saja, karena mereka akan menambah wawasan dan memberi insight yang telah mereka dapat di tempat lain. Tentu ada banyak yang bisa dipetik dari mereka.

Melihat kondisi kayak gitu, gw jadi inget kata Bang Mizan STI’07, mantan Kadiv Hublu di zamannya. Waktu itu lagi SPARTA, Bang Mizan bilang ke gw dkk. yang isinya kurang lebih seperti yang ada di quote di atas. Hoho, ternyata gw berkesempatan melihat langsung quote tersebut di hearing kemarin. Yah, semoga Gilang bisa lihat potensi itu ada di anggota HMIF dan bersama membangun HMIF yang lebih baik!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s